Mencegah Hipotermia dan Cara Mengatasinya

2016年10月27日

Jika bicara tentang naik gunung, hipotermia pasti telah tidak asing lagi di kalangan pendaki. Hipotermia merupakan keliru satu penyakit yang mampu saja menyerang kami kala jalankan pendakian. Hipotermia merupakan situasi di mana mekanisme tubuh tidak mampu menanggulangi tekanan suhu dingin, hal ini diikuti penurunan suhu tubuh dibawah suhu normal. Dalam situasi normal suhu tubuh manusia adalah 37°C, namun orang yang mengalami hipotermia suhu tubuhnya dibawah 35°C

Gejala hipotermia antara lain adalah penderita umumnya bicara melantur, situasi ini sering kadang malah dianggap kesurupan oleh rekan-rekan seperjalananya. Kulit jadi sedikit berwarna abu-abu, detak jantung melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi otot sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas.

Semakin tinggi dataran, maka jadi rendah juga suhu udaranya. Di suhu dingin inilah, hipotermia mampu menyerang siapa saja. Tak jikalau kami yang sedang jalankan pendakian. Untuk menjauhi hal tersebut marilah kami mengenali penyebab, pencegahan dan penanganan jikalau hipotermia terjadi.


Beberapa Faktor Penyebab Hipotermia:

- Daya tahan tubuh melemah

- Cuaca ekstrim di gunung

- Pakaian Basah

- Terlalu lama beristirahat ditempat yang kurang nyaman

Pencegahan :

- Untuk melindungi kekuatan tahan tubuh tetap didalam situasi yang baik, minumlah madu sebelum akan jalankan pendakian. Selain itu bawalah buah sebagai bekal untuk mendaki. Buah amat sesuai digunakan kala jalankan perjalanan mendaki. Buah amat cepat dicerna oleh tubuh, agar mampu menambah kekuatan didalam kala yang singkat. Selain itu buah juga mampu mengganti cairan tubuh yang hilang kala jalankan pendakian. Sebenarnya masih banyak lagi makanan dan minuman yang mampu menambah kekuatan tahan tubuh, kemungkinan saya bahas di lain kesempatan.

- Cuaca ekstrim di Gunung mampu terjadi kapan saja, lebih-lebih ketika musim penghujan ini. Bawalah peralatan standart pendakian layaknya : tenda, tas, matras, sleeping bag, plastik, baju ganti, jas hujan, obat-obatan dll. Janganlah remehkan situasi alam sekalipun anda telah kerap jalankan pendakian, sering kadang kecerobohan layaknya inilah yang membuat petaka bagi diri sendiri dan teman-teman seperjalanannya.

- Pakaian Basah kala jalankan pendakian mampu disebabkan oleh situasi luar layaknya terkena hujan. Selain itu mampu juga disebabkan oleh keringat yang dikeluarkan tubuh terhadap kala jalankan pendakian. Untuk menjauhi baju basah, bawalah baju yang enteng kering. Jangan mempunyai jeans untuk mendaki, dikarenakan akan mempersulit pergerakan kala berjalan, bahan jeans juga kesusahan dikeringkan. Selain baju yang enteng kering, bawalah baju ganti untuk cadangan. Saat mempunyai baju ganti, bungkuslah baju dengan plastik agar terhindar dari kelembapan hawa dan tetap kering kala digunakan.

- Karena amat penat kala pendakian, sering kadang kami mengabaikan tempat kala beristirahat dan tertidur di sepanjang jalan pendakian. Bahaya yang menyerang adalah kala kami amat lama berhenti, tubuh tidak tersedia pergerakan agar kami tidak menghasilkan pembakaran untuk melawan hawa dingin. Dalam situasi layaknya ini tubuh rentan terhadap paparan hawa dingin, disempurnakan lagi jikalau berkeringat dan cuaca sedang jelek layaknya hujan. Untuk menghindarinya, makanlah bekal yang anda bawa kala beristirahat. Berbincang atau bercandalah kepada rekan anda dan pastikan tidak tersedia rekan anda yang tertidur.

Oke kala ini kami telah mengerti lebih dari satu aspek penyebab dan cara pencegahan. Sekarang masuk ke bagian penanganan jikalau terjadi hipotermia.

Penanganan :

- Apabila terjadi kala perjalanan, langsung dirikan tenda/bivak untuk melindungi dari terpaan angin ataupun hujan.

- Cek apakah baju yang dipakai temanmu basah? jikalau basah maka langsung gantikan dengan baju yang kering. Setelah itu rebahkan temanmu kedalam tenda, jangan lupa beri selimut dan menggunakan matras sebagai alasnya.

- Jangan membebaskan rekan anda tertidur, usahakan dia tetap didalam situasi sadar. Tertidur membuat orang kehilangan kesadaran, didalam situasi layaknya orang akan kehilangan panas tubuh lebih cepat.

- Berilah makanan atau minuman hangat, kala hipotermia sering kadang orang kesusahan untuk makan ataupun minum. Jadi harus sedikit dipaksa untuk menelan makanan atau minuman.

- Berikan tindakan skin to skin. Tindakan skin to skin akan menopang membuat tubuh rekan anda untuk mengembalikan panas tubuh. Sebelum jalankan tindakan skin to skin pastikan tubuh tetap hangat.

- Tempelkan botol berisi air panas disekitar tubuh rekan anda. Hal ini mampu menopang menambah suhu tubuh rekan anda.

- Buat api unggun jikalau memungkinkan

Nah saat ini telah tahukan cara penanganannya? semoga dengan artikel ini teman-teman mampu lebih mengerti dan siap jikalau terjadi hal-hal yang tidak di idamkan kala jalankan pendakian layaknya hipotermia ini. Sekian dari saya terimakasih.